Entri Populer

Senin, 01 November 2010

Meninggalnya Mbah Marijan

Mbah Marijan yg mempunyai nama asli Mas Penewu Suraksohargo ini diyakini telah tewas di dalam rumahnya yang berjarak 4 Km dari gunung merapi. Pada Saat dievakuasi jenazah, posisi Mbah Marijan masih keadaan sujud dimana semua tubuhnya terdapat luka bakar semua. Yang tak kalah menarik lainnya, terdapat masjid yang berdiri kokoh dan dua ekor sapi perah di desa yg di taburi debu panas gunung berapi yang masih hidup. Sapi penghasil susu itu, masih saja tegak berdiri sampai pagi tadi. Namun, kondisi sapi ini memang mengenaskan. Dua sapi ini tetap berdiri di pinggir bangunan rumah yang sudah porak-poranda, tak ada air dan makanan di sampingnya.

Sekujur tubuh ke dua sapi perah itu banyak terdapat luka bakar. Sebagian kulitnya telah mengelupas dan melepuh. Menurut Kesaksian dari salah seorang Tim Evakuasi Mbah Marijan yang mendatangi wilayah kawasan ini pada Selasa (26/10/2010) malam, dua ekor sapi perah itu masih bisa melenguh. Namun Kini, dua sapi itu telah ditangani Tim SAR untuk segera diselamatkan. Sampai detik ini Total korban jiwa di Sleman akibat merapi menjadi 26 orang termasuk mbah marijan.



Semoga semua amal ibadah dan kebaikan Mbah Maridjan dan semua korban yang telah tewas selama hidup di dunia diterima disisi Allah swt. Amien....

(www.sahabatsejati.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar